Tip 7 Proses Merancang Rumah Etnik dan Asri Milik Pak Risono

annahape.com Beberapa minggu lalu saya menerima email dari Pak Risono yang meminta bantuan saya untuk mendesain Lay-out rumahnya. Atas seijin beliau saya menulis postingan ini sebagai proses pembelajaran. Yaitu, bagaimanakah tahapan yang tepat dalam membangun rumah idaman.

Rumah yang dimiliki Pak Risono sekarang adalah rumah asli bangunan developer ukuran 45 m2 di atas tanah seluas 141 m2 (ukuran 11x13m). Tampak foto kondisi rumah sekarang yang berlokasi di daerah Cimanggu, Bogor sebagai berikut:

rmh-pak-risono2.jpg

Sedangkan denah dari rumah tersebut adalah:

Selanjutnya, melalui lebih dari 15 email saya mengajukan banyak pertanyaan dan Pak Risono menceritakan keinginannya bahkan contoh-contoh gambar yang ringkasnya sebagai berikut:

  1. Bangunan rumah terdiri dari 2 lantai.
  2. Tema rumah itu adalah asri dan etnik, artinya harus tersedia ruang-ruang hijau yang dapat diakses dari ruang makan, ruang tamu dan mushola. Maklumlah, nyonya rumah senang memelihara tanaman. Sekarang beliau mempunyai 39 koleksi tanaman Anggrek, serta tanaman hias lain seperti adenium dan eporbia.Juga diharapkan ada kolam ikan walau cuma kecil.
  3. Mushola dan kamar pembantu diharapkan tidak menganggu privacy.
  4. Dibutuhkan empat kamar yaitu kamar utama dengan bathtub, 2 kamar anak dan 1 kamar tamu.
  5. Kamar tamu berada di lantai bawah, agar bila ada tamu orangtua yang kesulitan naik tangga tidak perlu ke lantai 2.
  6. Kamar makan dan dapur menggunakan konsep open-court maksudnya terbuka dengan akses ke ruang hijau/taman.
  7. Bagian-bagian dinding rumah nantinya dapat juga dipakai untuk mengekspose langgam etnik. Misalnya gentong yang ditaruh di bagian muka rumah, di dinding lantai dua.

Hasil dari proses percakapan kami itu saya tuangkan dalam lay-out rumah sebagai berikut:

layout_r.jpg

Dalam lay-out itu kelihat bagaimana saya “memanjakan” penghuni rumah dengan banyaknya ruang hijau walaupun lahannya cukup terbatas yaitu (1) halaman di bagian depan yang dapat diakses dari ruang tidur tamu dan ruang tamu, (2) halaman di samping rumah sejajar dengan carport yang dapat diakses dari ruang makan dan (3) halaman dan kolam kecil di belakang rumah yang dapat diakses oleh ruang keluarga dan mushola.

Perhatikan juga bahwa mushola cukup mendapat tempat sentral di rumah tersebut. Penghuni dapat mengakses langsung lewat tangga dari lantai 2 dan dari ruang keluarga. Mushola dibuat naik 30 cm dan sebagian dikelilingi oleh kolam ikan dan taman untuk membangun kesan sakral dan asri.

Lantai 2 sungguh menjadi ruang yang sangat privat untuk keluarga karena hanya untuk ruang tidur. Dengan konsep itu penghuni akan selalu memanfaatkan ruang keluarga untuk bertemu. Ruang tidur utama selain mempunya kamar mandi di dalam juga mempunya teras yang masih dapat dimanfaatkan untuk menaruh pot kesukaan ibu. Perhatikan juga bahwa semua ruang tidur baik di atas maupun dibawah mempunyai akses jendela yang mengakomodasi kebutuhan sirkulasi udara.

Kamar pembantu dan service area diletakan di sudut sejajar dengan carport untuk menjaga privacy baik pembantu rumah maupun tuan rumah.

Bila lay-out ini sudah disepakati, pemilik rumah dan arsitek dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu membuat gambar arsitektur berupa gambar tampak dan potongan. Dengan lay-out saja belum sungguh tampak model rumah idaman. Lay-out hanyalah menyajikan kebutuhan dan komposisi pembagian ruang yang dibutuhkan. Sedangkan gambar arsitektur nantinya akan mencoba mengakomodasi denah sekaligus langgam etnik yang diinginka

Nah untuk melihat bagaimana gambar tampak dari rumah idaman itu (setelah layout diperbaiki) silakan lihat gambar berikut:


Bila desain arsitektur telah disepakati, arsitek bersama pemilik rumah dapat maju ke langkah berikutnya yaitu membuat gambar kerja. Gambar kerja adalah rangkaian gambar detail dari rumah idaman yang dapat dipakai oleh pelaksana untuk melakukan pembangunan fisik. Dalam gambar kerja akan ditampilkan berbagai hal yang sangat spesifik: dari struktur sampai misalnya instalasi air, listrik bahkan pola pemasangan ubin. Berdasarkan gambar kerja dan spesifikasi bahan barulah suatu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dapat diturunkan. Diskusi antara arsitekdengan pemilik yang terbuka dan mendalam, disertai kemampuan mendapatkan sumber bahan bangunan yang tepat akan menghasilkan RAB yang reasonable.

Begitulah tahapan-tahapan yang masih harus dilakukan oleh Pak Risono, dan semoga tidak lama lagi kita dapat melihat hasil akhir dari proses pembangunan rumah yang sudah dimulai dengan benar dan cukup hati-hati.

Salam

bannerblogger_61-11.jpg

Mendesain dengan hati
Untuk layanan profesional hubungi Annahape Studio (klik)

Artikel terkait:
1. Desain kolam ikan di rumah klik di sini.
2. Desain kamar anak klik di sini
3. Tip mengecat rumah klik di sini, kombinasi warna cat pada dinding plafon lantai klik di sini
4. Langgam interior klasik atau modern klik di sini
5. Desain ruang kerja+perpustakaan di rumah, klik di sini
6. Desain pintu rumah, klik di sini
7. Tip biaya jasa desain arsitektur/interior. klik di sini, Rencana Anggaran Biaya, klik di sini
8. Contoh Gambar Arsitektur, klik di sini, Contoh gambar struktur, klik di sini
9. Komunikasi kami dengan Klien, klik di sini
10. Desain rumah di lahan tak beraturan, klik di sini
11. Desain rumah minimalis, klik di sini

Jadilah Pembaca Tetap Kami, daftar klik di sini (Gratis kok)

Comments
39 Responses to “Tip 7 Proses Merancang Rumah Etnik dan Asri Milik Pak Risono”
  1. vini mengatakan:

    Saya memiliki rumah tipe 36+ dengan luas tanah 144M2. Rumah tipe minimalis dengan 2 kamar tidur, sebuah ruangan tamu dan 1 kamar mandi. Saya ingin mengembangkan rumah tumbuh hingga akhirnya mencakup 3 lantai dengan spesifikasi;
    Lantai 1: Ruang Tamu, 1 kamar tamu, 1 kamar mandi tamu, dapur dan ruang makan, 1 kamar pembantu, 1 gudang, 1 kamar mandi pembantu & ruang cuci, Mushola gazebo, kolam renang
    Lantai 2: 1kamar tidur utama dengan kamar mandi didalam, 2 kamar tidur anak dengan kamar mandi yang bisa diakses dari dalam masing-masing kamar, ruang keluarga dengan teras balkon, dan tempat jemur
    Lantai 3: Ruang kerja dan perpustakaan, ruang hobi (mini teater, alat olah raga, alat musik dll), teras & taman
    Saat ini saya tidak memiliki dana yang mencukupi namun saya dan suami bertekad membangun sedikit demi sedikit (rumah tumbuh) Mohon kiranya diberi masukan desain yang tepat serta informasi mana yang sebaiknya didahulukan (lantai satu pengembangan sementara yang mau saya lakukan hanya penambahan pagar minimalis sekeliling rumah, dapur dan cakar ayam. Tel.0815 1052 2007 / vinigeulis@yahoo.com

  2. harry mengatakan:

    Thanks banget untuk inspirasinya…
    mbak Anna emang bener-bener cantik……..

  3. fadlol mengatakan:

    mbak Anna, tolong dong ditambah halaman baru tentang konsultasi & tanya jawab, biar kita-kita yang pengen renovasi rumah bisa minta batuan mbak Anna.

  4. warna fave it’s all about green

  5. rumah saya di perumahan, tipe 36 posisi di pojok. luas tanah 154m2. bangunan rumah sudah di rehab, tapi kurang desain luar dan pagar yang cocok. kami kekurangan ide untuk mendesain luar rumah kami agar terlihat modern dan minimalis. tentunya dengan harga yang minimalis juga. trims…..

  6. Krisnawan Putra mengatakan:

    Ternyate semua hal itu perlu DESAIN.

    Perancang baju, rumah, grafis, pembuat kue, interior, pekerja film, pembuat kursi, mobil, bahkan di bidang ane training and learning juga perlu desain.

    Hidup Desain, Hidup Pak Risono, Hidup Anna Hape!

    Hidup Mas Kape! huallllah ngikut aje nama sendiri di sebut :) hik-hik-hik

  7. ojodumeh mengatakan:

    >:d< blog top nih. Bisa dijadikan pengetahuan+acuan untuk mbangun rumah.

    Terimakasih, semoga web ini memang dapat menjadi sarana pembelajaran bersama.

  8. Bembi mengatakan:

    Saya ingin mengkritisi lay out mba anna, maaf yah ini hanya sharing saja terutama untuk lorong lantai 2 kalau menurut saya terlalu kecil (selebar tangga lebih kurang 90cm) sehingga sulit untuk memasukkan furniture ke kamar/ruangan. Kemudian untuk Mushola luasannya hanya 4 meter persegi, apakah cukup untuk 2 shaft, serta saya juga tidak melihat adanya Tempat wudhu. Untuk profilling bangunan sepertinya tembok depan( tampak muka ) sangat rata ( tidak ada profiling ) sehingga menurut saya untuk menonjolkan kesan etnik tidak begitu kuat.

    Salam pembelajaran
    Bembi

    Mas Bembi terimakasih banyak atas kritisinya ya. Tentu sebagai sepotong proses, desain yang saya tampilkan belumlah selesai, masih ada gambar 3D untuk mengecek kesan etniknya. Yang ingin saya sharingkan pertama dan terutama adalah proses yang dilakukan oleh pemilik rumah dengan diskusi yang panjang adalah proses yang tepat. Tanah yang dibeli dengan susah payah dan rumah yang akan ditempati dalam waktu lama jangan dikerjakan dengan terburu-buru dan tidak teliti. Apalagi bila tanpa masukan dan konsultasi dari seorang yang menguasai bidang itu. Selain proses kreatif menuangkan imajinasi, proses mendesain rumah adalah proses tarik menarik banyak variable. Misalnya budget, keinginan banyak anggota keluarga yang beragam. Dalam kasus di atas, luas bangunan rumah sudah mencapai lebih dari yang direncanakan yaitu, 110m2. Bila penambahan sampai 20m2 sudah berarti pembengkakan budget. Kalau 1m2 bernilai sekitar Rp2juta (hitungan sangat kasar), 20m2 tambahan berarti Rp40juta over budget.

    Nah, bagaimana dengan penambahan besarnya lorong atau mushola yang diusulkan mas Bembi? Tentu perlu disiasasti bila pemiliknya memang menginginkan. Tetapi juga bisa dengan membuat furniture yang di fit-out di dalam kamar nantinya. Dalam gambar kerja tempat wudhu nanti tentu akan ditampilkan, misalnya dengan konsep “mengambang” di dekat kolam.

    Demikian juga dengan kesan etnik yang nantinya akan ditampilkan dalam gambar arsitektur, disitulah tantangan seorang arsitek. Profiling nantinya bisa dimainkan dengan misalnya batu alam, barang-barang etnik, kantilever di jendela, dan mengeksplorasi tampak samping, (yang sebetulnya adalah tampak muka) yaitu sekitar pintu ruang tamu dan ruang makan.

    Salam pembelajaran kembali.

  9. Roland mengatakan:

    Kok layoutingnya kurang mengena yah? Sepertinya dipaksakan, gitu loh
    saya sih bukan arsitek kebetulan saja saya juga lagi pengen bedah rumah saya.

    Kira kira habis berapa yah design seprti itu ? Dengan harga patokan sekarang ?

    Tolong bantu saya ya, karena saya bukan arsitek ataupun engineer

    ke email saya yah.Makasih ya.

    Mas Roland, mengena dan tidak mengena tentu subyektif. Apalagi bila kita tidak mengetahui bayangan penggunaan dan bagaimana nanti interior rumah akan ditata. Apa yang Anda bayangkan mungkin sangat berbeda dengan idaman pemilik rumah. Karena itu jangan copy paste desain yang ada. Eksplorasi impian sendiri.

  10. Erni Nuraeni mengatakan:

    Ide yang bagus untuk penataan ruangnya terutama mengkombinasikan antara ruang dengan taman. saya jadi penasaran gambar 3 dimensinya terkait mengkombinasikan asri & etnik, apakah kedua karakter tersebut bisa digabungkan, saya masih penasaran. ditunggu karyanya mba.

    Terimakasih mbak Erni.

Lacak Balik
Check out what others are saying...
  1. [...] Gambar di bawah adalah contoh “diskusi” Annahape Studio dengan klien melalui email. Di belakang sebuah gambar, idealnya ada puluhan email dan percakapan yang melatar belakanginya. Pada setiap gambar itu, Anda harus yakin bahwa gambar tersebut telah sesuai dengan keinginan Anda. [...]

  2. [...] tidak mempunyai armada arsitek yang dapat melayani kebutuhan klien satu per satu. 6. Nah, salah seorang pelanggan kami, setelah mendapatkan lampu hijau dari pengembang kami menghubungi untuk merombak gambar rumah dari [...]



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

  • Desain Interior

    Aneka Produk Design/Desain Interior di Annahape Workshop & Studio: 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.
    Kantor: Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, ruang sekretaris, interior kantor

  • Real Estate Blogs Real Estate Blogs - Blog Rankings

  • Desain Rumah /Arsitektur

    Jasa Arsitektur: Gambar Desain Arsitektur 3D, Gambar Kerja Arsitektur, Struktur dan RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah Menyeluruh, Desain Toko, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Master Plan, Landscape, Site Plan. Rumah mungil, besar, modern, mewah.

    Konstruksi Pengerjaan bangunan, rumah, ruko, rukan, kolam renang, villa, restoran. Termasuk carport, pagar dan taman

    Langgam, style, gaya:
    Etnik, Minimalis, Retro, Modern, Klasik, Tradisional, Eklektik, Mediteranian, Art Decoratif

  • Konsultasi & Jasa Profesional

    Annahape STUDIO (Didirikan Thn 2000)

    Informasi desain, produk, jasa/konsultasi profesional, jam/hari kerja, jadwal libur dan pekerjaan yang tidak dapat kami layani silakan klik:

  • Contact Annahape

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 213 pengikut lainnya.