Tip 11 Desain Interior Kantor: Bagian dari Portfolio Anda (Lantai 1)

annahape.com (Catatan: Tulisan ini mengambil inspirasi dari bahan-bahan hasil diskusi dengan klien kami Jakarta Aerospace, yang mempercayakan desain kantornya ke Studio kami. Terimakasih atas ijinnya, Pak!)

Anda mungkin sering menginap di hotel bintang lima atau pergi ke Bank. Tetapi seumur-umur mungkin Anda tidak pernah menjenguk kantornya atau istilah kerennya back-office. Mengapa? Karena untuk bisnis jasa seperti hotel atau bank mereka memisahkan kantor mereka menjadi dua bagian back office dan front office. Di front office inilah mereka menerima klien, costumer atau pelanggan mereka.

Desain interior di front office menjadi bagian penting dari citra yang mau dibangun dalam bisnis mereka. Penataan ruang, komposisi warna, desain furniture kantor menyatu dengan misi yang hendak diemban. Itu dapat berarti, keramahan, efisiensi, kenyamanan. Sebuah bank yang menyediakan layanan premium tidak jarang menyiapkan front office tersendiri untuk nasabah premium.

Tapi bagaimana dengan desain kantor yang tidak cukup ruang untuk membuat pemisahan antara front office atau back office? Misalnya saja kantor Anda berada di ruko atau rukan dua lantai dengan karyawan 5 orang saja. Dan banyak klien akan datang ke kantor Anda, untuk meeting atau sekedar mengecek keberadaan kantor Anda.

Nah, bagaimana pun tampilan desain kantor Anda adalah bagian dari portfolio Anda. Ruang yang kotor, penataan meja kerja yang tidak berkonsep bisa jadi dianggap sebagai cerminan cara kerja kantor Anda yang tidak meyakinkan untuk calon klien Anda. Apalagi kalau mereka menyempatkan pergi ke WC atau toilet yang kotor atau bahkan seadanya.

Desain interior kantor terkait juga dengan budaya kerja yang ingin Anda bangun. Konon, kantor-kantor yang berakar dari budaya Jepang lebih menyukai konsep ruang yang terbuka dimana manager dan karyawannya tidak dipisahkan oleh sekat atau pembatas ruang sampai ke plafon. Sementara budaya Eropa khususnya Jerman dan Belanda membuat ruang tertutup bagi para managernya.

Budaya Amerika mempunyai kecenderungan tersendiri. Meskipun direktur atau manager berada di ruang tersendiri. Mereka selalu mempunyai dinding kaca agar dapat memonitor karyawannya. Dinding kaca ini biasanya masih ditambah dengan vertical atau horizontal blind, bila sekali sekali sang pemimpin membutuhkan privacy.

Kembali ke topik kantor di ruko atau rukan, beberapa tip berikut ini mungkin berguna:

officelt1.jpg

  1. Bagian muka atau ruang reseptionis adalah impresi awal untuk tamu Anda. Di bagian ini kesan pertama yang harus Anda bangun harus kuat. Logo, nama perusahaan sebaiknya ditampilkan. Beberapa asesoris yang menguatkan citra Anda (kursi tamu, hiasan di dinding) harus ditampilkan juga. Dinding/partisi sebaiknya penuh sampai ke plafon. Kadang terjadi untuk kantor berukuran kecil, menggaji seorang receptionist bukan kebutuhan mendesak. Dari contoh layout lantai 1 di atas mendekatkan ruang sekretaris pada “front-office”. Untuk mengetahui kehadiran tamu Anda dapat mensiasatinya dengan alarm di pintu depan, bel, atau kaca yang dipasang di plafon di atas meja sekretaris.
  2. Setelah ruang sekretaris, disusul dengan ruang kerja staf. Masing-masing meja dibatasi oleh partisi, sehingga staf tetap dapat bekerja penuh konsentrasi. Penataan meja staf mencerminkan budaya kerja yang ingin Anda bangun. Bila Anda ingin memanfaatkan salah satu dinding untuk memperlihatkan prortofolio atau berbagai poster menarik, penataan ruang pertama dan ke-2 dapat menjadi pilihan. Bila Anda ingin tetap dapat mengawasi apa yang sedang dikerjakan staf di computer mereka, layout ketiga mungkin dapat menjadi pilihan.
  3. Meja bundar di ruang itu dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk makan siang atau staff meeting.
  4. Layout tentu belum menjanjikan apa-apa selain saran pembagian ruang. Anda perlu meminta atau berdiskusi dengan desainer Anda bagaimana sketsa tampak dari kantor Anda nantinya. Mintalah dia membuat gambar perspektif tiga dimensi, sehingga Anda sudah dapat berimajinasi tentang desain kantor Anda. Jangan lupa, tampilan kantor Anda adalah bagian portfolio Anda.
  5. Bagaimana pemanfaatan lantai 2? Lantai dua dapat dimanfaatkan untuk ruang direktur dan ruang rapat. Lagi-lagi portofolio Anda di sini dapat Anda pamerkan. Misalnya dengan membuat perpustakaan kecil (Lihat gambar di bawah). Bagaimana layoutnya? Lihat tip no 17, klik di sini.
  6. perpustakaan.jpg

Salam

bannerblogger_61-11.jpg

Mendesain dengan hati
Untuk layanan profesional hubungi Annahape Studio (klik)

Artikel terkait
1.Tip desain ruang kerja, klik di sini
2. Tip desain kantor lantai 2, ruang direktur dan ruang rapat, klik di sini

3. Memanfatkan Partisy Gypsum sebagai bagian interior, klik di sini

About these ads
Comments
7 Responses to “Tip 11 Desain Interior Kantor: Bagian dari Portfolio Anda (Lantai 1)”
  1. lola mengatakan:

    hallo ka anna, aku sangat tertarik sekali denagn dunia desain, aku ingin minta pendapat, menurut ka anna beda jurusan yang diambil yaitu arsitektur dengan desain interior itu apa? kalo ka anna mengambil jurusan apa? apakah arsitektur itu termasuk desain interior?

  2. rheeta mengatakan:

    hallo mbak anna.saya mau minta saran nich untuk rehab ruko ukuran 5×20 untuk apotik dan praktek dokter.maunya sih dilt1 bikin 3 kmr selain apo
    tik dan0 gmn biar gak keliatan sempit…tq lo m

    bak. ditu
    nggu
    jawabny

  3. tuti hariani mengatakan:

    Dear Mba Anna,

    Saya ada niat untuk merenov kantor saya yg berupa ruko 3 lantai. Lt 1 Ruang Receptionis dan Ruang tunggu.Dilantai 1 belakang Receptionis sudah ada gudang, untuk naik kelantai 2 ada gang disamping gudang tsb.Gudang rencananya tidak akan saya bongkar mengingat ditempat itu ada banyak stock barang, Lt 2 khusus Ruang Staf Marketing dan Admin, Lt 3 Ruang Direktur 1, Ruang Manager 2, Ruang Meeting.Mohon petunjuknya ya mba Anna.

    Thanks

  4. dr.yoedi mengatakan:

    Gambar terlalu banyak yang msh kurang…………….
    secara foto yang sangat dibutuhkan orang

  5. taufik mengatakan:

    siang mbak,. bisa g saya mendapatkansegala sesauatu yang berhubungan dengan dinding partisi, baik itu pengertiannya maupun pembentuknya…..
    pertolongannya sangat diharapkan loh mbak… thank`s before….
    kirim kesini y mbak.
    thao_vic87@yahoo.co.id

  6. Kadek mengatakan:

    Ada kantor di Bali ndak mba Anna? Kebetulan saya mau set-up kantor baru.

  7. dinda mengatakan:

    mba anna aku adalah mahasiswa desain interior dari salah satu universitas swasta dijakarta. aku ingin memahami lebih jauh tentang apa itu workstation di dalam kantor. mengenai pengertian, macam , sejarah kenapa workstation itu ada dan penggunaan serta desain yang efisien didalam kantor yang baik itu seperti apa.mungkin ada yang mba tau, sehingga bisa menambah pengetahuan saya tentang interior desain, makasih sebelumnya mba.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Desain Interior

    Aneka Produk Design/Desain Interior di Annahape Workshop & Studio: 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.
    Kantor: Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, ruang sekretaris, interior kantor

  • Real Estate Blogs Real Estate Blogs - Blog Rankings

  • Desain Rumah /Arsitektur

    Jasa Arsitektur: Gambar Desain Arsitektur 3D, Gambar Kerja Arsitektur, Struktur dan RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah Menyeluruh, Desain Toko, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Master Plan, Landscape, Site Plan. Rumah mungil, besar, modern, mewah.

    Konstruksi Pengerjaan bangunan, rumah, ruko, rukan, kolam renang, villa, restoran. Termasuk carport, pagar dan taman

    Langgam, style, gaya:
    Etnik, Minimalis, Retro, Modern, Klasik, Tradisional, Eklektik, Mediteranian, Art Decoratif

  • Konsultasi & Jasa Profesional

    Annahape STUDIO (Didirikan Thn 2000)

    Informasi desain, produk, jasa/konsultasi profesional, jam/hari kerja, jadwal libur dan pekerjaan yang tidak dapat kami layani silakan klik:

  • Contact Annahape

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 313 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: