annahape.com Model rumah idaman tidak cukup kalau hanya bagus dipandang mata. Itu pikiran setengah kuno, egois dan cenderung narsistik. Konsep rumah minimalis, rumah modern, rumah tradisional atau apapun dewasa ini mesti ditambahi satu unsur yaitu ramah lingkungan!
Dalam dunia arsitektur konsep desain yang ramah lingkungan disebut sebagai ecodesign. Apa saja yang harus dipenuhi dalam desain rumah ramah lingkungan? Berikut penjelasan dan contohnya.
Rumah ramah lingkungan artinya rumah yang mengintegrasikan seluruh proses dalam kesatuan dengan mempertimbangkan akibatnya bagi lingkungan. Artinya, sejak awal proses desain, pembangunan dan pemanfaatan bangunan berbagai segi dipertimbangkan.
Aspek yang harus dipertimbangkan utamanya adalah:
1. Konsumsi sumber daya yang hemat dan efisien (energi, material, air dan lahan)
2. Emisi baik terhadap udara, air dan tanah terkait dengan lingkungan dan kesehatan
3. Lain-lain (seperti kebisingan dan getaran).
Kalau Anda ingin mengaplikasikan ecodesign bagi rumah idaman Anda, konkretnya bisa menjadi banyak sekali. Misal, rumah yang kaya sinar matahari, agar listrik dapat dihemat. Jendela yang banyak dan aliran udara yang lancar sehingga Anda tidak membutuhkan AC. Lahan yang cukup untuk sumur resapan. Ruang hijau, alias taman yang mensuplai kebutuhan udara bersih. Instalasi pembuangan air kotor dan sampah yang dapat didaur ulang. Pemanfaatan bahan bangunan yang tidak boros. Dan lainnya. Dan sebagainya.
Wuih, ternyata banyak segi yang harus diperhatiakan dalam desain. Tentu tidak semua desain dapat selalu menampung seluruh aspek. Tapi minimal. Sekali lagi minimal: Anda jangan pernah menghabiskan seluruh lahan untuk rumah, atau tertutup semen. Anda perlu memperhitungkan agar setiap ruang mendapatkan sinar matahari dan udara yang cukup. Gunakan dan letakkan titik lampu pada tempat yang optimal.
Dalam contoh di bawah ini konsep ecodesign coba kami terapkan dalam sebuah bangunan berlantai 3. Perhatikanlah bahwa di setiap lantai, kami menyediakan ruang terbuka yang dapat dipakai untuk kebun atau tanaman hias,aliran udara yang melimpah, namun tetap terlindung dari sengatan matahari
XGambar perspektif tampak rumah dan potongan dari Berbagai Sudut yang memperlihatkan penempatan ruang hijau di semua lantai.

Gambar Detail Arsitektur yang memperlihatkan taman di depan dan belakang rumah. Taman menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan dari seluruh bangunan,

Gambar detail pada balkon lantai dua, dengan roof garden, serta secondary skin (klik di sini, untuk penjelasan lebih jauh) yang mensiasati sinar matahari agar tidak langsung masuk ke dalam rumah. Tetapi tetap ada aliran udara yang lancar masuk kedalam rumah.

Nah, kalau kebetulan sekarang Anda sedang mendesain rumah idaman, tanyakanlah kepada arsitek Anda, di bagian mana sang arsitek menerapkan ecodesign?
Salam

Mendesain dengan hati
Email: Klik
Hubungi Annahape Studio












www.blogtoplist.com/personal

8 comments
Comments feed for this article
Juli 5, 2009 pada 3:27 am
lia
tks mba ana atas infonya , ternyata banyak hal yg hrs dperhatikan dalam membangun/merancang rmh idaman tp saya ingin gambaran jika kontrak secara bertahap apakah bisa dihitung perkiraan harga per m2 utk design n built
Juli 5, 2009 pada 5:46 am
Inas
Selain ramah lingkungan, bagaimana pula rumah yang nyaman untuk di tempati?
Juli 9, 2009 pada 8:25 am
Tip 60 Desain Interior, Desain Arsitektur Rumah Idaman: Perlu Survey Lokasi! Contoh Akurasi Sebagai Elemen Dasar Sebuah Desain « ANNA HAPE Desain Interior + Desain Arsitektur
[...] sketsa awal mulai dibuat. Harapannya, sebuah bangunan rumah yang sesuai dengan karakter penghuni, ramah lingkungan, dan menyatu dengan alam sekeliling dapat dicapai secara [...]
Juli 13, 2009 pada 3:35 am
Tip 62 Kalau (Desain) Rumah Tropis Anda Terasa Panas: Scondary Skin dan Third Skin Solusinya. Plus Memperindah Fasad Rumah Idaman « ANNA HAPE Desain Interior + Desain Arsitektur
[...] Memasang tirai bambu/krei, memang menyelesaikan satu hal yaitu sinar matahari dapat diredam. Tetapi, aliran udara dikorbankan, sehingga udara panas terperangkap dalam ruang. Akibatnya, hawa panas tetap terasa. Belum lagi fasad atau tampak rumah, mungkin ikut dikorbankan. Sementara itu, pemasangan AC jelas merupakan solusi jangka pendek yang menyumbang peningkatan panas bumi dan tidak ramah lingkungan. [...]
Juli 14, 2009 pada 2:12 pm
deng ocha
sy sangat tertarik dgn desain yg konsep ramah lingk. n sangt membantu dalm mendesain rmh sendri. trima kasih baxk annahape studio.
Juli 23, 2009 pada 7:16 am
aan
hmm,, aspek lingkungan sekarang ini musti menjadi titik tekan dalam perancangan bg semua arsitek. penting untuk keberlangsungan alam.
Juli 24, 2009 pada 8:06 am
aep
mba saya mau tahu.desain rumah yang paling pas untuk rumah saya bagaimana ya,ukuran tanah 90m2.dengan panjang 15m,lebar bagian belakang 7m,lebar bagian depan 4,3m.trus di dalam nya dah ada bangunan uk 2,5 x 9 m menyatu dengan rumah tetangga.saya mau ada 2kamr tidur nya dan taman di belakang,
trus harsa arsitek untuk per M2 nya brapa ya/
terima kasih atas bantuannya
Oktober 17, 2009 pada 3:09 pm
Memperindah Desain Rumah « Intankoe's Blog
[...] Memasang tirai bambu/krei, memang menyelesaikan satu hal yaitu sinar matahari dapat diredam. Tetapi, aliran udara dikorbankan, sehingga udara panas terperangkap dalam ruang. Akibatnya, hawa panas tetap terasa. Belum lagi fasad atau tampak rumah, mungkin ikut dikorbankan. Sementara itu, pemasangan AC jelas merupakan solusi jangka pendek yang menyumbang peningkatan panas bumi dan tidak ramah lingkungan. [...]