Tip 38 Renovasi Rumah vs Bangun Rumah Baru: Biayanya Lebih Murah Mana?

annahape.com Ketika klien menghubungi saya untuk berkonsultasi merenovasi rumah, ada dua hal yang biasa selalu disampaikan yaitu: Pertama, “Kami HANYA mau menggeser tembok/ dinding rumah beberapa meter ke belakang atau ke samping”; dan Kedua, “ Kami ingin meningkatkan rumah menjadi dua lantai”. Bagaimana (biayanya), mbak?

Berikut tanggapan saya, untuk persoalan pertama. Ok, banyak awam bangunan mengira, sedikit perubahan atau sedikit renovasi sama dengan sedikit biaya. Klien sering terkejut, ketika tahu bahwa biaya yang dikeluarkan sering di luar perkiraan mereka.

Memperbesar ruangan 1 m atau 3 m hampir tidak mengubah ongkos kerja. Soalnya, komplikasi yang mungkin muncul karena renovasi dapat sama antara renovasi besar dan kecil. Misalnya, perubahan pada atap, memperpanjang utilities (listrik dan air), mencocokkan dengan finishing awal.

Saya beri contoh sederhana. Katakanlah, Anda akan merenovasi rumah dengan menambah satu kamar 3mx3m. Total penambahan 9m2. Dari berbagai sumber Anda mengetahui bahwa biaya pembangunan rumah standard layak adalah Rp 2,5 juta tiap m2. Jadi, Anda menghitung, biaya renovasi adalah Rp 22,5 juta (9xRp 2,5 juta). Hitungan ini tidak sepenuhnya benar.

Mengapa? Penambahan ruangan itu mungkin berimplikasi pada perubahan struktur atap lama. Kalau pun tidak, sebagian atap lama harus dibongkar untuk membuat sambungan atap. Pembuatan sambungan atap dapat meningkatkan resiko kebocoron sewaktu hujan. Karenanya, ada bagian dari atap lama yang harus di kerjakan juga.

Selain atap, sangat mungkin ada bagian dari tembok lama yang ikut terbongkar dan harus diperbaiki lagi karena penambahan dinding. Ini berarti, ada tambahan biaya bongkar dan bangun kembali dinding lama. Artinya, nilai rata-rata per m2 bangunan renovasi dapat lebih tinggi daripada rata-rata nilai per m2 bangunan yang sama sekali baru.

Karenanya, saran saya: kalau Anda ingin merenovasi rumah dan ingin menghindari biaya yang tidak perlu, maksimumkan area renovasi sesuai dengan lahan, anggaran dan alasan renovasi. Renovasi kecil tidak berarti biaya kecil.

Sekarang soal renovasi dengan membuat bangunan bertingkat. Sekilas masuk akal, lebih baik meningkatkan bangunan dari pada melebarkan bangunan. Fondasi rumah sudah ada, bukan? Dalam banyak kasus, fondasi rumah satu lantai tidak disiapkan untuk fondasi rumah 2 lantai. Itu berarti, fondasi yang ada harus dikuatkan. Istilah awamnya, suntik fondasi. Atau bahkan pembuatan fondasi baru.

Menambah lantai rumah berarti Anda juga harus menyisihkan 6m2 atau lebih untuk tangga. Nah, hal ini seringkali berarti Anda harus mengorbankan kamar tidur di lantai satu dan memindahkannya ke lantai 2. Artinya, membuat 2 kamar di lantai 2, mungkin berarti Anda hanya mendapat 1 kamar tambahan. Hal yang lain, tergantung lingkungan Anda, menambah tinggi rumah mungkin merugikan tetangga Anda, baik pemandangan atau mungkin sinar matahari. Anda mungkin mengira Anda lebih beruntung karenanya. Tetapi, di lain kesempatan , mungkin Anda yang mengalami rugi lebih besar.

Ringkasnya, kalau renovasi rumah hanya mungkin dengan membuatnya menjadi 2 lantai, ya lakukan saja. Tetapi, melebarkan bangunan ke samping atau ke belakang, umumnya lebih mudah, lebih murah dan menghindari kebutuhan tambahan ruang untuk tangga.

Salam
bannerblogger_61-11.jpg
Annahape

<a href=”http://www.stumbleupon.com/submit?url=&title=”&gt; Stumble it!

Comments
38 Responses to “Tip 38 Renovasi Rumah vs Bangun Rumah Baru: Biayanya Lebih Murah Mana?”
  1. baqare mengatakan:

    salud..salud…
    isinya singat, padat dan berbobot…
    pas banget dengan yg aku butuhkan..
    tp jadi gak pas, karena aku salah perhitungan dan modal untk renovasi rumah dikit…:(

  2. Muhammad suaib mengatakan:

    Sy ingin bangun rumah minimalis, kamarnya 3 dan sy butuh denah dan RABnya

  3. vivin mengatakan:

    Mau jg donk RAB nya biar bisa kira2 utk budget renov. TQ

  4. Wahyu Sasongko mengatakan:

    punya design untuk rumah type 29 mbak?? soalnya mau renovasi n lagi ngumpulin biayakira-kira abis berapa ya?? mau beri lantai 2 untuk jemuran dan untuk tandon air

  5. anggi mengatakan:

    saya mau renovasi rumah. tipe rumah 36 dengan luas tanah 108 m2 ( 9m x 12 m). saya mau buat dua lantai yang atas ada kamar tidur dan untuk tempat jemuran. sedangkan yang bawah hanya km 2 aja dan dapur serta living room. mohon saran dan berap biaya yang harus dihabiskan. makasih banyak.

  6. anton smart mengatakan:

    yang dimaksud kelihatan dibawah.. (kelihatan dari ruang tengah) sekalian kasih juga interiornya biar perfect… Anton di Cianjur… tks bgt atas coment dari Ba Ana…

  7. anton smart mengatakan:

    Mbak Ana.. Saya punya 2 rumah type 36 luas tanah 84 M2, 2 kamar tidur + ruang tengah + dapur. kebetulan rumah yang satu lagi posisinya di hook. dan ada kelebihan tanah luas 10 X 3 mtr. bingung mau renovasi, bagusnya dibikin gimana ??? kepinginnya ada lantai atas yang view nya bisa kelihatan dari bawah ?? please bingung ngasih gambaran.. saya gak bisa gambar ??? makasih banget atas bantuannya tks… salam sukses…

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] ini mungkin benar, tetapi bisa jadi biaya yang Anda bayar untuk merenovasi jauh lebih besar (Baca tip 38). 2. Cara yang lain telah dilakukan oleh salah seorang klien langganan studio kami. Sebelum Anda […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Desain Interior

    Aneka Produk Design/Desain Interior di Annahape Workshop & Studio: 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.
    Kantor: Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, ruang sekretaris, interior kantor

  • Real Estate Blogs Real Estate Blogs - Blog Rankings

  • Desain Rumah /Arsitektur

    Jasa Arsitektur: Gambar Desain Arsitektur 3D, Gambar Kerja Arsitektur, Struktur dan RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah Menyeluruh, Desain Toko, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Master Plan, Landscape, Site Plan. Rumah mungil, besar, modern, mewah.

    Konstruksi Pengerjaan bangunan, rumah, ruko, rukan, kolam renang, villa, restoran. Termasuk carport, pagar dan taman

    Langgam, style, gaya:
    Etnik, Minimalis, Retro, Modern, Klasik, Tradisional, Eklektik, Mediteranian, Art Decoratif

  • Konsultasi & Jasa Profesional

    Annahape STUDIO (Didirikan Thn 2000)

    Informasi desain, produk, jasa/konsultasi profesional, jam/hari kerja, jadwal libur dan pekerjaan yang tidak dapat kami layani silakan klik:

  • Contact Annahape

%d blogger menyukai ini: